Ratusan Rumah di Telaga Biru Rusak Diterjang Puting Beliung, Pemkab Gerak Cepat Bantu Warga

paripurna.co.id Gorontalo – Bencana angin puting beliung yang melanda Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, pada Senin (05/05/2025) sekitar pukul 14.30 Wita menyebabkan ratusan warga terdampak.

Menurut data dari Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo, sebanyak 120 kepala keluarga (KK) atau 434 jiwa terdampak bencana ini. Mereka tersebar di empat desa, yakni Desa Pentadio Timur, Pentadio Barat, Ulapato A, dan Desa Timuato.

Bencana tersebut merusak total 104 rumah, terdiri dari 48 rumah rusak berat, 23 rumah rusak sedang, dan 33 rumah rusak ringan. Selain itu, dua kios, satu warung makan, dan satu tempat ibadah juga turut terdampak.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo langsung bergerak cepat untuk menanggulangi dampak bencana. Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, turun langsung ke lokasi dan menginstruksikan dinas terkait untuk mengambil langkah konkret.

“Setelah kejadian, kami dari Dinas Sosial segera mengidentifikasi warga terdampak dan telah menyalurkan bantuan awal,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gorontalo, Titik Nur, Rabu (07/05/2025).

Titik menyebutkan bahwa saat ini pihaknya tengah menyiapkan pembangunan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak. Langkah ini telah dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo pasca ditetapkannya status tanggap darurat.

“Saya sudah menyerahkan dokumen pengajuan pembangunan dapur umum kepada Dinas Sosial Provinsi dan BPBD. Alhamdulillah, mereka menyetujui,” katanya.

Rencananya, dapur umum akan didirikan di lokasi bencana agar lebih mudah menjangkau warga. “Kami akan membangunnya di sini. Dapur umum ini akan beroperasi selama tiga hari ke depan sambil menunggu langkah penanganan berikutnya,” lanjutnya.

Selain penyediaan dapur umum, pemerintah juga telah menyalurkan sejumlah bantuan logistik yang diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Sahidah Rusli Habibie. Bantuan tersebut meliputi terpal, paket kebersihan keluarga, pakaian anak-anak, peralatan dapur, serta bahan makanan pokok seperti beras, telur, dan mi instan.

Untuk warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat, pemerintah berupaya menyalurkan bantuan berupa material bangunan.

Komentar