Gorontalo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas belajar anak selama masa transisi antara akhir tahun pelajaran 2024/2025 dan awal tahun pelajaran 2025/2026.
Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo, Yasin Alitu, pada Jumat (20/06/2025).
Menurut Yasin, jeda waktu antara dua tahun ajaran tersebut kemungkinan besar akan diisi dengan kegiatan belajar di rumah.
“Harapan kami, selama anak-anak belajar di rumah, perhatian orang tua lebih ditingkatkan. Mohon bantuannya untuk mengarahkan mereka belajar dan menghindari penggunaan gadget secara berlebihan,” ujarnya.
Yasin juga menyebutkan bahwa hingga kini, jadwal pasti dimulainya tahun pelajaran baru masih dalam pembahasan.
“Masih ada dua opsi, apakah dimulai tanggal 7 Juli atau 14 Juli 2025. Kami masih menunggu keputusan final dari provinsi melalui kalender pendidikan,” jelasnya.
Meski siswa diliburkan, guru tetap diwajibkan hadir di sekolah untuk menyelesaikan tugas-tugas administrasi pembelajaran. Selain menyusun laporan akhir tahun, para guru juga mulai mempersiapkan rencana pembelajaran tahun ajaran baru serta terlibat dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
“Guru-guru wajib mengisi daftar hadir. Bagi yang tidak hadir tanpa alasan yang jelas, tentu akan dikenakan sanksi,” pungkasnya.







Komentar