Gorontalo – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, resmi melantik dan mengambil sumpah tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama hasil seleksi terbuka di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Masjid Agung Baiturrahman, Jumat (28/11/2025).
Tujuh jabatan yang diisi melalui seleksi terbuka tersebut yakni Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia; Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan; Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan; Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang; Kepala Dinas Sosial; Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan; serta Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata.
Dalam sambutannya, Bupati Sofyan menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar pergantian posisi, tetapi bagian dari langkah strategis dalam memperkuat struktur organisasi, meningkatkan kapasitas birokrasi, dan memastikan keberlanjutan pembangunan daerah.
“Seluruh tahapan seleksi telah dilakukan secara terbuka, objektif, dan akuntabel. Mulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, asesmen kompetensi, penulisan makalah, wawancara, rekam jejak, hingga penetapan tiga terbaik,” ujar Sofyan.
Bupati mengapresiasi komitmen para pejabat yang berhasil melalui seluruh proses seleksi. Namun, ia menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan awal dari tugas besar yang menuntut kinerja lebih keras, inovatif, dan profesional.
“Sebagai pejabat pimpinan tinggi pratama, saudara bukan hanya pelaksana teknis, tetapi pengambil keputusan strategis yang menentukan arah pembangunan daerah,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Sofyan menyampaikan instruksi penting kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Ia meminta mereka untuk menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Para pejabat juga diminta mempercepat pelaksanaan berbagai program prioritas daerah, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertanian, ketahanan pangan, digitalisasi layanan, hingga upaya pengentasan kemiskinan.
Selain itu, Sofyan menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik agar menjadi lebih cepat, sederhana, dan transparan. Ia juga mengingatkan perlunya memperkuat kolaborasi lintas sektor serta mendorong inovasi di setiap perangkat daerah. Tidak kalah penting, para pejabat diminta menjaga netralitas ASN dari berbagai dinamika politik yang dapat mengganggu profesionalisme birokrasi.
Dalam arahannya, Sofyan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk membangun birokrasi yang kompeten, berintegritas, dan berkelas dunia. Ia berharap pejabat yang baru dilantik segera melakukan konsolidasi internal serta menyusun langkah strategis dalam 100 hari kerja pertama.
“Masyarakat menaruh harapan besar kepada pemerintah. Karena itu, gunakan kewenangan dengan penuh tanggung jawab dan hadirkan perubahan nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Menutup kegiatan tersebut, Sofyan kembali mengingatkan bahwa sumpah jabatan yang diucapkan merupakan komitmen moral dan spiritual yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, bimbingan, dan perlindungan kepada kita semua,” tutupnya.







Komentar