Gorontalo – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menegaskan bahwa pelaksanaan pasar murah bersubsidi merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang dan selama bulan suci Ramadhan.
Hal tersebut disampaikan Sofyan saat memberikan sambutan pada kegiatan pasar murah bersubsidi yang digelar, Selasa (03/03/2026).
Ia menjelaskan, sebagaimana telah disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Gorontalo, program tersebut bertujuan memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga lebih murah, terutama pada momentum Ramadhan yang identik dengan meningkatnya konsumsi rumah tangga.
“Pasar murah bersubsidi ini dilaksanakan agar masyarakat bisa mendapatkan harga pangan yang lebih terjangkau untuk memenuhi kebutuhan di bulan suci Ramadhan,” ujar Sofyan.
Menurutnya, kegiatan ini menyasar seribu penerima manfaat di setiap kecamatan. Dengan jumlah 19 kecamatan di Kabupaten Gorontalo, total paket yang disiapkan dan akan disalurkan kepada masyarakat mencapai 19 ribu paket.
“Karena ada 19 kecamatan, maka kita siapkan 19 ribu paket untuk masyarakat. Ini dilaksanakan secara merata di seluruh kecamatan se-Kabupaten Gorontalo,” jelasnya.
Sofyan menambahkan, program tersebut dapat terlaksana berkat dukungan dan persetujuan Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo. Ia menilai sinergi antara eksekutif dan legislatif sangat penting demi kepentingan masyarakat luas.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pasar murah bersubsidi akan terus digelar dan menjangkau seluruh kecamatan. Pada pelaksanaan kali ini, kegiatan turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk sektor swasta seperti Indomaret dan Alfamart yang berpartisipasi dalam penyediaan bahan kebutuhan pokok. Selain itu, pasar murah yang dilaksanakan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Gorontalo juga menyediakan kebutuhan pokok secara lengkap sesuai kebutuhan masyarakat.
“Yang pasti, inti dari kegiatan pasar murah ini adalah untuk menjaga stabilitas harga dan yang kedua menjaga ketahanan pangan daerah, khususnya dalam rangka menyambut dan menjalani bulan suci Ramadhan,” tandasnya.







Komentar