AMMPD Kritik BAZNAS Kabupaten Gorontalo terkait Informasi Zakat ASN ke Bupati

paripurna.co.id Gorontalo – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gorontalo mendapat kritik dari Aktivis Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Peduli Daerah (AMMPD), Robin Bilondatu, terkait akurasi informasi yang disampaikan kepada Bupati Gorontalo mengenai pemotongan zakat Aparatur Sipil Negara (ASN).

Robin menilai, bahwa BAZNAS kurang cermat dalam memberikan data, yang berakibat pada pernyataan keliru dari Bupati di media.

“Sangat disayangkan BAZNAS Kabupaten Gorontalo menyampaikan informasi yang tidak tepat kepada Bupati. Akibatnya, beliau (Bupati) menyatakan bahwa zakat ASN akan dipotong dari Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dan dialihkan ke gaji, padahal sejak awal zakat ASN memang sudah dipotong dari gaji,” ujar Robin, Jumat (22/03/2025).

Menurut Robin, ketidaktelitian dalam memberikan masukan dapat berpengaruh kepada kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS.

“Jika hal seperti ini terus terjadi, tidak menutup kemungkinan kepercayaan publik terhadap BAZNAS akan berkurang. Seharusnya, lembaga ini lebih teliti dalam memberikan masukan kepada kepala daerah,” tegasnya.

Selain itu, Robin juga mempertanyakan transparansi pengelolaan dana zakat ASN. Ia menekankan pentingnya akuntabilitas dalam pengelolaan dana publik.

“ASN menyisihkan sebagian gajinya untuk zakat, tetapi hingga kini tidak ada informasi yang jelas mengenai bagaimana dana tersebut dikelola, ke mana dialokasikan, serta lembaga mana yang bertugas mengaudit BAZNAS. Ini menyangkut amanah para ASN,” ujarnya.

Lebih lanjut, Robin pun menegaskan komitmennya dalam mengawal transparansi pengelolaan dana publik.

“Sebagai bagian dari tim pemenangan Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo, saya akan memastikan kepala daerah mendapatkan informasi yang akurat serta menjaga masyarakat dari potensi penyimpangan dalam pengelolaan dana publik,” pungkasnya.

Komentar