Gorontalo Utara – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo menyoroti penurunan signifikan jumlah peserta aktif jaminan kesehatan masyarakat di Kabupaten Gorontalo Utara. Hal tersebut terungkap saat kunjungan kerja komisi ke Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara, Rabu (18/02/2026).
Kunjungan dipimpin Wakil Ketua Komisi IV Hamzah Muslimin, didampingi Sekretaris Komisi IV Ghalib Lahidjun serta anggota komisi Gustam Ismail, Manaf Hamzah dan Sri Darsianti Tuna. Rombongan diterima Kepala Dinas Kesehatan Sri Fenti Sagaf bersama jajaran dan perwakilan rumah sakit wilayah Tolinggula.
Dalam pertemuan tersebut terungkap adanya penurunan data peserta aktif jaminan kesehatan dari sekitar 7.000 menjadi hanya sekitar 3.000 peserta aktif.
Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, Gustam Ismail, menegaskan bahwa Kabupaten Gorontalo Utara sebenarnya telah mencapai status Universal Health Coverage (UHC), yang mensyaratkan minimal 98 persen masyarakat terdaftar dalam program jaminan kesehatan.
“Yang menjadi perhatian sekarang bukan sekadar kepesertaan, tetapi keaktifan peserta. Masyarakat yang tidak aktif harus segera diaktifkan kembali agar manfaat program benar-benar dirasakan,” tegas Gustam.
Komisi IV menilai persoalan penonaktifan data peserta harus segera ditangani melalui koordinasi antara pemerintah desa, dinas sosial, dinas kesehatan dan BPJS Kesehatan agar masyarakat tidak terkendala saat mengakses layanan kesehatan.
Melalui kunjungan ini, Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo mendorong pemerintah daerah memperkuat sistem pendataan serta mempercepat proses aktivasi kembali peserta nonaktif demi menjaga kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.







Komentar