Gorontalo – Masyarakat di lingkungan Pasar Kamis, Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo, meminta Koordinator Pasar Senggol, Yahya Ismail, yang saat ini memegang rekomendasi kepanitiaan, untuk diganti.
Permintaan tersebut mencuat dalam rapat yang digelar di Kantor Camat Tolangohula, Senin (02/03/2026). Rapat dihadiri unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta warga setempat.
Dalam pertemuan itu, masyarakat menyampaikan sejumlah poin keberatan terkait pelaksanaan Pasar Senggol, di antaranya:
- Mengusulkan agar Yahya Ismail diganti karena dinilai bersikap otoriter dan arogan.
- Meminta agar penutupan jalan saat pelaksanaan Pasar Senggol mempertimbangkan akses alternatif, mengingat kondisi jalan alternatif yang akan digunakan saat ini rusak.
- Menyoroti lokasi penjualan warga di area pasar yang tertutup tenda.
- Meminta panitia memaparkan secara terbuka teknis pelaksanaan Pasar Senggol.
- Mengusulkan agar panitia menyurati PT PG terkait rencana penutupan jalan, mengingat saat ini memasuki musim panen tebu.
- Menyoroti persoalan sampah pascapelaksanaan Pasar Senggol yang dinilai tidak dibersihkan sehingga mengganggu akses jalan.
- Mengeluhkan akses sejumlah tokoh masyarakat di wilayah pasar yang kerap ditutup saat kegiatan berlangsung.
- Meminta Kepala Dinas tidak lagi menerima kepengurusan atas nama Yahya Ismail.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gorontalo, Victor Asiku, mengatakan pihaknya akan segera melakukan rapat koordinasi untuk membahas berbagai catatan dan keberatan masyarakat.
“Dinas akan melakukan rapat koordinasi terkait dengan aspirasi masyarakat sesuai beberapa catatan penolakan tersebut,” kata Victor.
Ia juga menegaskan, pihaknya akan mengambil langkah mediasi dengan mengundang Camat Tolangohula untuk membahas persoalan tersebut.
“Kami akan melakukan mediasi dan besok mengundang Camat Tolangohula,” tandasnya.







Komentar