Pasar Murah di Kejari, Disperindag Sediakan 1.000 Paket Bersubsidi

paripurna.co.id Gorontalo – Pelaksanaan pasar murah yang digelar di halaman Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Gorontalo, Selasa (03/03/2026), merupakan bagian dari rangkaian program Bupati Gorontalo di sektor UMKM yang menyasar 19 titik lokasi.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Gorontalo, Victor Asiku, saat diwawancarai awak media menjelaskan bahwa kegiatan di Kejaksaan Negeri tersebut merupakan titik ke-10 dari total lokasi yang telah dijadwalkan.

“Untuk Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo ini merupakan titik ke-10. Kami bekerja sama bukan hanya dengan lembaga pemerintah, tetapi juga dengan berbagai mitra. Hari ini turut berkolaborasi dengan IAD (Ikatan Adhyaksa Dharmakarini) Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo yang menjadi bagian dari mitra kegiatan pasar murah,” ujar Victor.

Dalam kegiatan tersebut, Disperindag menyediakan empat komoditas bersubsidi, yakni beras, minyak goreng, cabai rawit, dan bawang merah. Total paket yang disiapkan sebanyak 1.000 paket.

“Total jumlah paket pada kegiatan pasar murah di Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo ada 1.000 paket. Satu paket ditebus dengan harga Rp60.000. Sesuai harga pasar, nilainya sekitar Rp134.000, namun pada pasar murah subsidi kali ini masyarakat cukup menebus Rp60.000,” jelasnya.

Selain empat komoditas bersubsidi, kegiatan ini juga melibatkan sejumlah mitra, di antaranya PG Tolangohula yang menjual gula dengan harga Rp16.000 per kilogram. Camat Telaga Biru turut menghadirkan ikan tuna ekspor dengan harga terjangkau, serta ER3 sebagai pemasok ayam potong.

Tak hanya itu, dukungan juga datang dari ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga promo. Di lokasi kegiatan juga tersedia stan UMKM yang menjual aneka kue dengan harga pasar.

Program pasar murah ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus mendukung perputaran ekonomi pelaku UMKM di Kabupaten Gorontalo.

Komentar