Gorontalo – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Gorontalo, Ny. Maryam Sofyan Puhi, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca buruk yang disertai intensitas petir tinggi dalam beberapa waktu terakhir, Jumat (15/05/2026).
Menurut Maryam, petir memiliki tegangan listrik sangat besar yang dapat membahayakan keselamatan jiwa apabila masyarakat tidak memahami langkah perlindungan yang tepat saat cuaca ekstrem terjadi.
“Menghadapi cuaca buruk dengan intensitas petir yang tinggi memerlukan kewaspadaan ekstra, baik saat berada di dalam maupun di luar ruangan. Petir memiliki tegangan listrik yang sangat besar dan dapat berakibat fatal,” ujar Maryam Sofyan Puhi.
Ia mengingatkan masyarakat untuk menerapkan prinsip “30-30” sebagai langkah sederhana namun penting guna menghindari bahaya sambaran petir.
Prinsip tersebut, kata dia, yakni apabila seseorang melihat kilat dan mendengar suara guntur dalam waktu kurang dari 30 detik, maka harus segera mencari tempat perlindungan yang aman.
“Segera masuk ke dalam rumah atau bangunan yang aman, dan tetap berada di dalam ruangan hingga 30 menit setelah suara guntur terakhir terdengar,” tambahnya.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak berteduh di bawah pohon, menghindari area terbuka, serta tidak menggunakan perangkat elektronik yang tersambung dengan aliran listrik saat hujan disertai petir.
Maryam juga mengingatkan masyarakat agar menjauh dari tiang maupun benda berbahan logam yang berpotensi menjadi penghantar listrik saat terjadi sambaran petir.
Melalui imbauan tersebut, Ketua TP-PKK Kabupaten Gorontalo berharap masyarakat dapat lebih peduli terhadap keselamatan diri dan keluarga, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.













Komentar