Gorontalo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Gorontalo menggelar rapat persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Gorontalo, Senin (09/03/2026).
Rapat yang berlangsung di Ruang Dulohupa, Kantor Bupati Gorontalo itu dipimpin oleh Wakil Bupati Gorontalo Tony Junus bersama Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Gorontalo, Nawir Tondako. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pemerintah daerah serta pengurus LPTQ Kabupaten Gorontalo.
Asisten I Setda Kabupaten Gorontalo, Nawir Tondako, menjelaskan bahwa rapat tersebut membahas sejumlah agenda penting terkait persiapan pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten.
“Agenda rapat hari ini adalah pembentukan panitia pelaksana, kemudian membicarakan waktu pelaksanaan serta kesiapan anggaran untuk kegiatan MTQ tingkat Kabupaten Gorontalo,” ujar Nawir kepada awak media.
Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil pembahasan sementara, pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Gorontalo direncanakan dimulai pada 1 April 2026.
Menurutnya, MTQ merupakan salah satu agenda keagamaan penting yang rutin dilaksanakan di daerah sebagai sarana pembinaan generasi Qur’ani sekaligus memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.
Nawir juga menyampaikan bahwa pada awal masa pemerintahan Bupati Gorontalo Sofyan Puhi dan Wakil Bupati Tony Junus, kegiatan keagamaan yang pertama dilaksanakan adalah Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ). Sementara MTQ tahun ini menjadi MTQ pertama pada masa pemerintahan pasangan tersebut.
“Melalui LPTQ, kami berharap pembangunan di bidang keagamaan dapat terus menjadi salah satu prioritas daerah. Mudah-mudahan ke depan Kabupaten Gorontalo bisa meraih prestasi yang lebih baik di tingkat Provinsi Gorontalo,” tambahnya.
Terkait akomodasi peserta, Nawir menjelaskan bahwa pemerintah daerah tetap menyiapkan fasilitas home stay bagi para kafilah yang mengikuti MTQ. Namun, seperti pada pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, sebagian peserta biasanya memilih tinggal di rumah keluarga atau kerabat yang berada di sekitar lokasi kegiatan.
Meski demikian, pemerintah daerah tetap mengupayakan agar fasilitas tempat tinggal atau home stay bagi para peserta berada dekat dengan lokasi pelaksanaan MTQ guna memudahkan mobilitas selama kegiatan berlangsung.
Ia juga berharap adanya dukungan dari para camat di wilayah Kabupaten Gorontalo, mengingat keterbatasan anggaran pemerintah daerah sehingga sebagian kebutuhan pelaksanaan kegiatan diharapkan dapat didukung melalui swadaya dari masing-masing kecamatan.
“Karena keterbatasan anggaran daerah, kami juga berharap dukungan dari para camat untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan MTQ ini,” kata Nawir.
Dengan persiapan yang matang, Pemkab Gorontalo berharap pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten Gorontalo tahun 2026 dapat berjalan lancar serta menjadi momentum untuk memperkuat syiar Islam dan menumbuhkan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.







Komentar