Angka Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Tapa Tertinggi di Bone Bolango

paripurna.co.id Gorontalo – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo menyoroti masih tingginya angka stunting di wilayah kerja Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tapa, Kabupaten Bone Bolango.

Berdasarkan data yang diterima, dari sekitar 500 balita yang tercatat di Puskesmas Tapa, sebanyak 93 anak mengalami stunting. Angka tersebut setara dengan 18 persen dan disebut menjadi yang tertinggi di wilayah Kabupaten Bone Bolango.

Temuan itu disampaikan oleh anggota Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, dr. Sri Darsianti Tuna, saat melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Tapa pada Selasa (22/04/2025) kemarin.

“Insya Allah, melalui program pemberian makanan tambahan, angka stunting ini bisa ditekan hingga Desember nanti. Stunting merupakan program prioritas yang harus dituntaskan, terutama oleh jajaran dinas kesehatan,” ujar dr. Sri Darsianti.

Legislator yang akrab disapa dr. Yanti itu menjelaskan, penanganan stunting harus dilakukan secara terpadu, tidak hanya oleh petugas puskesmas, tetapi juga melibatkan lintas sektor seperti pemerintah desa, kader posyandu, serta dukungan aktif dari orang tua dan masyarakat.

Menurut dr. Yanti, intervensi yang dilakukan bukan hanya dalam bentuk pemberian makanan tambahan, tetapi juga edukasi gizi, pemantauan pertumbuhan anak, serta perbaikan pola asuh dan sanitasi lingkungan.

“Masalah stunting bukan semata soal makanan, tapi juga tentang pola hidup sehat dan edukasi keluarga. Kami mendorong agar semua pihak bisa bersinergi untuk mempercepat penurunan angka stunting di wilayah ini,” tandasnya.

Komentar