Gorontalo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo menggelar upacara peringatan Hari Pramuka ke-64 Tahun 2025 di Halaman Kantor Bupati Gorontalo, Kamis (14/08/2025).
Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Gorontalo Tony Junus dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sugondo Makmur Ketua TP-PKK Maryam Sofyan Puhi, Wakil Ketua TP-PKK Venny Junus Anwar, serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Dalam sambutannya, Wabup Tony Junus mengajak seluruh peserta upacara untuk memaknai simbol-simbol yang digunakan dalam peringatan hari besar, termasuk Hari Pramuka.
“Kemarin, pada 13 Agustus 2025, kita bersama-sama mengenakan pakaian merah putih. Warna merah menjadi simbol keberanian, keteguhan hati, dan semangat juang tak terbatas dari para pahlawan kita dalam mengusir penjajah. Sementara warna putih melambangkan kesucian hati, ketulusan, dan niat mulia dalam membangun negara yang berdaulat,” ujarnya.
“Hari ini kita kembali berkumpul, namun dalam balutan seragam yang berbeda. Seragam Pramuka ini bukan kebetulan. Hari ini, 14 Agustus, adalah hari berdirinya Gerakan Pramuka Nasional. Seragam cokelat ini bukan sekadar pakaian, tetapi identitas yang melambangkan kepribadian luhur bangsa. Warna cokelat muda melambangkan tanah Indonesia, sementara cokelat tua melambangkan air Indonesia,” lanjutnya.
Tony menegaskan, seragam Pramuka mengingatkan pada Tri Satya dan Dasa Darma, yang berisi nilai-nilai disiplin, kepemimpinan, kejujuran, kemandirian, dan cinta alam.
“Nilai-nilai ini menjadi pondasi untuk membangun karakter bangsa yang kuat dan berakhlak mulia. Sebagai aparatur pemerintah, kita adalah penggerak roda pembangunan dan pelayan masyarakat, bukan pihak yang harus dilayani. Semangat Dharma Pramuka, terutama butir keenam yang berbunyi ‘Rahmat di Lingkungan Hidup’, sangat relevan dengan tugas kita untuk menjaga kebersihan dan keindahan Kabupaten Gorontalo,” jelasnya.
Ia berharap seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan non-ASN di lingkungan Pemkab Gorontalo dapat mengambil makna dari semangat Pramuka.
“Jadikan setiap tugas sebagai kehormatan. Laksanakan dengan penuh tanggung jawab, jujur, dan profesional. Jangan pernah ragu berinovasi dan mengembangkan diri. Jadilah pekerja yang mampu menciptakan solusi, bukan hanya mengeluhkan masalah. Jadikan kedisiplinan sebagai budaya kerja, karena dengan disiplin, semua pekerjaan akan menjadi lebih efektif dan efisien,” tegas Tony.
Di usia ke-80 tahun Republik Indonesia, ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga solidaritas.
“Jadikan kerja sama sebagai kunci kesuksesan bersama. Mari kita tinggalkan ego sektoral, bersatu padu untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, terbuka, dan melayani dengan hati. Tujuan kita satu: mewujudkan Kabupaten Gorontalo yang lebih maju, sejahtera, dan membanggakan,” katanya.
Menutup sambutannya, Tony menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta upacara.
“Terima kasih kepada seluruh ASN dan non-ASN yang hadir hari ini. Kehadiran Anda adalah bukti nyata komitmen kita mengisi kemerdekaan. Mari kita lanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara kita, yakni menjadi pribadi yang bermanfaat bagi nusa dan bangsa, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Gorontalo,” pungkasnya.







Komentar