Gorontalo – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menegaskan bahwa hasil Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Gorontalo tahun 2026 menjadi bahan evaluasi penting untuk meningkatkan kualitas peserta menuju level yang lebih tinggi.
Pernyataan tersebut disampaikan usai penutupan MTQ di Kasmat Lahay Convention Center, Limboto, Kamis (09/04/2026).
“Hari ini kita jadikan sebagai bahan evaluasi. Memang ada beberapa cabang lomba yang belum memenuhi passing grade. Ini menjadi tantangan kita ke depan untuk melatih kembali para peserta agar mampu mencapai standar nilai nasional,” ujarnya.
Menurut Sofyan, keberhasilan dalam MTQ tidak semata-mata diukur dari jumlah juara, tetapi dari kemampuan peserta melampaui standar penilaian nasional.
“Harapan kita bukan sekadar juara, tetapi juara yang mampu melampaui passing grade nasional,” tambahnya.
Ia juga menyoroti peran Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), camat, dan Kantor Urusan Agama (KUA) dalam pembinaan peserta di tingkat kecamatan.
Dari 19 kecamatan di Kabupaten Gorontalo, hanya 15 kecamatan yang berhasil meraih prestasi.
“Artinya masih ada empat kecamatan yang belum mendapatkan kejuaraan. Ini menjadi bahan evaluasi bagi LPTQ dan pemerintah kecamatan,” tandasnya.













Komentar