Lomba Burung Berkicau Jadi Bagian Road to PENAS 2026 di Kabupaten Gorontalo

paripurna.co.id Gorontalo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo terus menggencarkan berbagai kegiatan dalam rangka menyambut Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026. Salah satunya melalui kegiatan Lomba Burung Berkicau Region Sulawesi yang digelar di Taman Menara Limboto, Minggu (10/05/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Gorontalo yang diwakili Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporpar) Kabupaten Gorontalo, Fanny Selamanya.

Dalam sambutannya, Fanny Selamanya menyampaikan bahwa lomba burung berkicau bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi para pecinta burung sekaligus sarana meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati.

“Lomba burung berkicau ini memiliki makna yang sangat penting, tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai wadah silaturahmi bagi para pecinta burung, serta sarana untuk meningkatkan kepedulian kita terhadap pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya bagi para pelaku usaha di bidang perburungan seperti peternak, pelatih, hingga pelaku UMKM terkait.

Menurutnya, kegiatan itu sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendorong ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal.

Lebih lanjut disampaikan, Kabupaten Gorontalo saat ini tengah bersiap menjadi tuan rumah pelaksanaan event nasional bergengsi, yakni PENAS XVII Tahun 2026 yang akan berlangsung pada 20-25 Juni 2026.

“Lomba burung berkicau yang kita laksanakan hari ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Road to PENAS 2026. Kegiatan ini bukan hanya sekadar ajang adu bakat burung, melainkan juga menjadi simbol harmoni antara kecintaan terhadap alam dengan upaya kita bersama dalam menyemarakkan dan menyukseskan event nasional,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Gorontalo juga menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, sponsor, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

Fanny Selamanya berharap lomba dapat berjalan lancar, tertib dan sukses, sekaligus menjadi ajang sosialisasi kepada masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan PENAS XVII 2026 yang diperkirakan akan menghadirkan lebih dari 30 ribu tamu dari seluruh Indonesia ke Kabupaten Gorontalo.

Ia juga mengingatkan para dewan juri agar memberikan penilaian secara objektif, jujur dan adil demi menjaga integritas kompetisi. Kepada seluruh peserta, ia mengajak untuk menjunjung tinggi sportivitas dan persaudaraan.

“Mari kita terus mendorong dan mengembangkan budidaya atau penangkaran burung secara baik dan bertanggung jawab, agar burung-burung eksotis kita tetap terjaga kelangsungan populasinya di alam liar serta memperkenalkan potensi daerah kita kepada masyarakat luas,” tutupnya.

Komentar