Gorontalo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Masjid Agung Baiturrahman Limboto, Kamis (04/05/2025) malam.
Acara tersebut dihadiri Bupati Sofyan Puhi, Wakil Bupati Tony Junus, Sekretaris Daerah, Ketua dan Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga
(TP PKK), jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para pejabat daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Sofyan menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momen penting bagi umat Islam untuk meneladani nilai-nilai kehidupan Rasulullah.
“Momentum Maulid Nabi ini hendaknya kita jadikan kesempatan untuk memetik nilai-nilai baik yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sofyan.
Ia juga mengimbau jamaah agar memanfaatkan waktu sebelum pelaksanaan shalat Jumat dengan lebih baik.
“Saya berharap sebelum azan Jumat berkumandang, masyarakat sudah berada di dalam masjid. Tinggalkan dulu aktivitas perdagangan di sekitar masjid, agar suasana ibadah lebih khusyuk,” tambahnya.
Lebih lanjut, Sofyan menyampaikan rencana Pemkab Gorontalo untuk menata Masjid Agung Baiturrahman dengan memisahkan zona bisnis dan zona ibadah.
“Kami ingin menciptakan zona bisnis dan zona ibadah yang terpisah. Saat azan berkumandang, seluruh aktivitas jual beli dihentikan sementara, lalu dapat dilanjutkan kembali setelah salat berjamaah,” jelasnya.
Menurutnya, langkah ini diharapkan dapat menjadi teladan bagi masyarakat lain dalam memuliakan rumah ibadah.
“Semoga ikhtiar ini menjadikan Kabupaten Gorontalo sebagai Serambi Madinah, daerah yang taat dan patuh terhadap ajaran agama,” pungkasnya.








Komentar