Usman Rajak Serap Aspirasi Warga Bina Jaya: Sekolah Kekurangan Alat Olahraga, Jalan Rusak Jadi Sorotan

paripurna.co.id Gorontalo – Dalam rangka reses masa persidangan pertama tahun 2025-2026, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo, Usman Tahir Rajak, menyerap aspirasi masyarakat di Desa Bina Jaya, Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo, Jumat (24/10/2025).

Beragam keluhan dan usulan disampaikan warga, mulai dari kebutuhan sarana pendidikan hingga perbaikan infrastruktur desa. Salah satu perhatian datang dari pihak Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Maghfirah, sekolah swasta di Desa Bina Jaya, yang mengeluhkan keterbatasan fasilitas olahraga.

“Kalaupun tidak bisa dianggarkan melalui pemerintah pusat, kami berharap bisa ada bantuan secara pribadi dari Bapak Haji Usman,” ujar salah satu perwakilan guru MI Al-Maghfirah.

Guru tersebut menuturkan, keterbatasan alat olahraga membuat proses pembelajaran pendidikan jasmani tidak berjalan maksimal.

“Tadi hari Jumat jadwalnya penjas (pendidikan jasmani), tapi kami sangat kekurangan alat olahraga. Bahkan anak-anak yang bermain kasti hanya menggunakan kayu biasa, bukan bola kasti. Untuk voli pun kami hanya punya bola plastik yang biasa dipakai anak-anak bermain sepak bola,” tambahnya.

Selain sektor pendidikan, warga juga menyoroti kondisi jalan di Dusun Tonala Selatan yang sudah rusak dan dinilai membahayakan pengguna jalan.

“Gorong-gorong di jalan itu sudah rusak. Kami khawatir kalau tidak segera diperbaiki akan makin parah, apalagi saat musim hujan,” ungkap salah seorang warga setempat.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Usman Tahir Rajak menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan pihak sekolah yang telah terbuka menyampaikan kebutuhan mereka.

“Kami tentu mencatat semua masukan dari masyarakat, termasuk dari pihak sekolah. Untuk fasilitas pendidikan seperti alat olahraga, nanti akan kami komunikasikan dengan pihak terkait agar bisa dicarikan solusi,” kata Usman.

“Sementara untuk jalan dan gorong-gorong yang rusak di Dusun Tonala Selatan, kami akan berkoordinasi dengan pihak pemerintah agar segera dilakukan perbaikan sesuai kewenangannya,” lanjutnya.

Legislator dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu menegaskan, kegiatan reses menjadi sarana penting bagi wakil rakyat dalam menampung serta memperjuangkan aspirasi masyarakat di daerah pemilihannya.

“Kami datang untuk mendengar langsung keluhan masyarakat. Setiap aspirasi yang disampaikan akan kami perjuangkan sesuai mekanisme dan prioritas pembangunan daerah,” tutupnya.

Komentar