Gorontalo – Kondisi ruas Jalan Trans Sulawesi di sekitar simpang empat Desa Botumoputi, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, kembali menjadi sorotan setelah seorang pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan tunggal diduga akibat galian jalan yang belum ditambal, Kamis (07/05/2026) sekitar pukul 18.55 WITA.
Peristiwa tersebut terjadi saat sepeda motor yang ditumpangi dua orang melintas di lokasi bekas galian jalan yang sebelumnya dibongkar untuk pekerjaan perbaikan. Namun, hingga saat ini, bagian jalan tersebut belum dilakukan penambalan sehingga dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari.
Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, pengendara diduga kehilangan kendali saat berusaha menghindari kendaraan lain ketika melintasi area galian jalan. Akibatnya, sepeda motor yang dikendarainya terjatuh di sekitar lokasi tersebut.
Beruntung, kedua pengendara hanya mengalami luka ringan dan masih dapat melanjutkan perjalanan.
Saat diwawancarai, pengendara yang mengaku berasal dari Desa Buhu, Kecamatan Tibawa, mengatakan dirinya terjatuh setelah berupaya menghindari sebuah mobil di lokasi kejadian.
“Saya orang Helumo, Desa Buhu. Jatuh di lubang itu karena batangkis oto (mobil),” ujarnya.
Kejadian itu sempat menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas. Warga berharap pihak terkait segera melakukan penanganan terhadap kondisi jalan yang telah digali dan belum ditambal agar tidak kembali memicu kecelakaan serupa.
Sementara itu, media ini telah berupaya mengonfirmasi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.1 Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Gorontalo, Maryam Yunus, terkait kondisi galian jalan yang diduga menjadi penyebab kecelakaan tersebut. Upaya konfirmasi dilakukan melalui panggilan telepon dan pesan WhatsApp, namun hingga berita ini diterbitkan belum memperoleh tanggapan.







Komentar