Gorontalo Utara – Di tengah riuh tudingan terhadap pernyataan Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo Utara, Dheninda Chaerunisa, muncul suara penyeimbang dari aktivis setempat Lifain Buyunggadang. Ia menilai polemik yang berkembang tak berdasar, sebab pernyataan Dheninda sejatinya normatif dan berorientasi pada perlindungan masyarakat.
Menurut Lifain, imbauan yang disampaikan legislator yang akrab disapa Dhini itu kepada calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) agar tidak percaya pada pihak yang menawarkan bantuan kelulusan dengan imbalan uang merupakan langkah positif untuk mencegah praktik percaloan dan penipuan.
“Apa yang disampaikan Ibu Dhini itu sangat jelas dan normatif. Tidak ada satu pun kata yang menyinggung aktivis. Pesannya murni untuk mengingatkan agar para calon P3K tidak menjadi korban oknum yang memanfaatkan kesempatan,” ujar Lifain, Minggu (12/10/2025).
Ia menambahkan, imbauan serupa sebenarnya juga pernah disampaikan oleh anggota DPRD lainnya, seperti Lukum Diko. Namun, hanya pernyataan Dhini yang kemudian dipelintir dan dipermasalahkan oleh sebagian pihak.
“Kalau kita perhatikan, Pak Lukum Diko juga pernah menyampaikan hal serupa agar masyarakat tidak tertipu oleh calo. Tapi kenapa hanya pernyataan Ibu Dhini yang dipelintir dan disalahartikan? Padahal keduanya menyuarakan hal yang seharusnya memang dikatakan oleh seorang aleg,” tegasnya.
Lebih jauh, Lifain menilai bahwa reaksi berlebihan terhadap ucapan Dhini justru mengaburkan pesan moral yang ingin disampaikan. Ia berharap publik dapat menilai substansi pesan, bukan mencari-cari kesalahan.
“Kita seharusnya mendukung aleg yang berani mengingatkan masyarakat, bukan malah memelintir niat baik menjadi seolah-olah menyerang pihak tertentu,” kata Lifain menambahkan.
Menutup pernyataannya, Lifain mengajak semua pihak, termasuk kalangan aktivis, untuk bersikap objektif dan konstruktif dalam menanggapi isu publik.
“Kita sama-sama ingin membangun Gorontalo Utara yang bersih dari praktik curang. Jadi mari jaga komunikasi yang sehat antara aktivis dan wakil rakyat demi kepentingan masyarakat luas,” pungkasnya.









Komentar