Gorontalo – Dukungan terhadap langkah Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara, Dheninda Chaerunisa, terus mengalir setelah ia mengungkap dugaan penyimpangan dalam proses rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo Utara.
Langkah berani Dheninda dinilai sebagai bentuk nyata pelaksanaan fungsi pengawasan legislatif yang mulai jarang terlihat di daerah.
Salah satu bentuk dukungan datang dari Arief Rahim, aktivis sekaligus pentolan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Solidaritas Pemuda Anti Korupsi (SPAK) Kabupaten Gorontalo, yang juga dikenal sebagai tokoh Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Peduli Daerah (AMMPD) Provinsi Gorontalo.
“Apa yang dilakukan oleh Dhini (sapaan akrab Dheninda) adalah terobosan positif di tengah menurunnya kepercayaan publik terhadap kinerja DPRD,” ujar Arief dalam keterangannya, Kamis (16/10/2025).
“Ia menunjukkan bahwa fungsi pengawasan legislatif masih berjalan sebagaimana mestinya,” tambahnya.
Arief menegaskan, dugaan penyimpangan yang disampaikan oleh Dhini harus segera ditindaklanjuti oleh Aparat Penegak Hukum (APH) agar persoalan tersebut tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat.
“Polisi harus segera bergerak. Tidak mungkin ada asap tanpa api,” tegasnya.
Ia juga menyoroti sikap sebagian kecil kalangan LSM yang justru mengkritik langkah Dini. Menurutnya, hal itu bertolak belakang dengan semangat transparansi dan akuntabilitas publik.
“Peran LSM sejatinya adalah mengawasi kebijakan publik dan memastikan proses rekrutmen PPPK berjalan bersih dan transparan, bukan malah melemahkan upaya pengungkapan,” jelas Arief.
“Jika ada LSM atau aktivis yang tidak mendukung, tentu menimbulkan tanda tanya, ada apa di balik sikap itu?” lanjutnya dengan nada heran.
Di akhir pernyataannya, Arief menegaskan komitmennya untuk terus mendukung langkah Dhini dalam memperjuangkan pemerintahan yang bersih di Gorontalo Utara.
“Saya dan rekan-rekan LSM di Kabupaten Gorontalo berdiri di belakang Dhini. Ia tidak sendiri dalam perjuangan ini. Kami siap mendampingi dalam membongkar praktik kolusi dan nepotisme,” pungkasnya.







Komentar