Gorontalo – Menjelang pergantian tahun, Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo, Rizal Badja, mengajak masyarakat untuk merayakan malam tahun baru secara sederhana dan penuh keprihatinan. Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk empati atas situasi duka yang tengah dialami bangsa Indonesia.
Rizal Badja menyarankan agar perayaan malam tahun baru tidak diisi dengan pesta kembang api maupun euforia berlebihan. Menurutnya, kondisi nasional saat ini lebih tepat direspons dengan kegiatan yang bernuansa doa dan refleksi diri.
“Indonesia sedang berduka. Saya mengimbau agar malam pergantian tahun tidak dirayakan dengan pesta kembang api atau euforia yang berlebihan,” kata Rizal Badja, Selasa (23/12/2025).
Ia menilai, malam tahun baru sebaiknya dimaknai sebagai momentum untuk memperbanyak doa, muhasabah, dan kegiatan yang menenangkan.
“Akan lebih baik jika malam pergantian tahun kita isi dengan doa bersama, muhasabah, serta aktivitas yang membawa ketenangan sebagai wujud empati dan kepedulian,” ujarnya.
Selain itu, Rizal Badja juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah bersama masyarakat dalam menjaga ketertiban dan suasana kondusif menjelang malam tahun baru.
“Saya berharap pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menjaga ketertiban serta menjadikan malam tahun baru sebagai momentum untuk memperkuat solidaritas sosial,” pungkasnya.








Komentar