Gorontalo – Pergantian kepemimpinan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Gorontalo menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan institusi pemasyarakatan. Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo untuk terus mendukung pembinaan warga binaan dalam acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Pengantar Purna Bakti Kepala Lapas Kelas IIA Gorontalo, yang digelar khidmat di Aula Lapas, Kamis (26/02/2026).
Jabatan Kepala Lapas resmi diserahterimakan menyusul purna bakti Sulistyo Wibowo. Untuk menjamin kesinambungan organisasi dan pelayanan, Sahduriman ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lapas Kelas IIA Gorontalo hingga ditetapkannya pejabat definitif oleh kementerian terkait.
Dalam sambutannya, Bupati Sofyan Puhi menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan loyalitas Sulistyo Wibowo selama memimpin Lapas Kelas IIA Gorontalo. Ia menilai, kepemimpinan yang dijalankan selama ini telah membangun kolaborasi yang kuat dengan pemerintah daerah.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Sulistyo Wibowo atas pengabdian, dedikasi, dan kerja kerasnya selama memimpin Lapas Gorontalo,” ujar Sofyan.
Menurutnya, sinergi antara Lapas dan Pemkab Gorontalo telah berjalan baik, terutama dalam mendukung program pembinaan warga binaan agar memiliki keterampilan dan kesiapan untuk kembali ke masyarakat.
“Pembinaan di dalam Lapas bukan hanya soal menjalani masa hukuman, tetapi bagaimana mempersiapkan warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik dan produktif saat kembali ke tengah masyarakat. Pemerintah daerah siap terus bersinergi dalam upaya tersebut,” tegasnya.
Sofyan juga berharap kepemimpinan baru dapat melanjutkan berbagai program positif yang telah dirintis sebelumnya. Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor, termasuk dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di daerah.
“Kami berharap Plt Kalapas dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab serta menjaga komunikasi dan kolaborasi yang telah terbangun. Stabilitas daerah adalah tanggung jawab bersama,” tambahnya.
Sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi, Sofyan menyerahkan cindera mata kepada Sulistyo Wibowo. Penyerahan tersebut menjadi simbol terjalinnya kerja sama lintas instansi yang harmonis selama masa kepemimpinannya.







Komentar