Gorontalo – Menjelang pelaksanaan Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS KTNA) 2026, rumah-rumah warga di Kecamatan Telaga Biru mulai dipersiapkan menjadi homestay bagi tamu dari berbagai daerah. Verifikasi kesiapan homestay itu dipantau langsung Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Gorontalo, Ny. Maryam Sofyan Puhi, Rabu (20/05/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Maryam didampingi Ketua I TP-PKK Kabupaten Gorontalo, Ny. Veny Junus Anwar. Keduanya meninjau langsung kesiapan rumah warga yang akan digunakan sebagai tempat menginap peserta dan tamu PENAS KTNA 2026.
Maryam mengatakan, keterlibatan kelompok dasawisma sangat penting dalam mendukung kesiapan homestay, terutama dari sisi kebersihan, kenyamanan, dan penataan lingkungan rumah warga.
“Dasawisma, utamanya PKK, akan turut menjadi garda terdepan dalam menyukseskan agenda nasional PENAS KTNA,” ujar Maryam.
Menurutnya, kesiapan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam memberikan kesan positif kepada para tamu yang datang ke Kabupaten Gorontalo.
“Dasawisma memiliki peran penting karena langsung bersentuhan dengan keluarga dan lingkungan rumah warga. Ini menjadi kekuatan besar dalam mendukung kesiapan homestay dan pelayanan kepada tamu PENAS,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, dilakukan pencanangan verifikasi terhadap 636 homestay di Kecamatan Telaga Biru. Ny. Maryam Sofyan Puhi bersama Ny. Veny Junus Anwar juga melakukan pemasangan stiker homestay sebagai penanda rumah yang telah diverifikasi.
Selain melakukan verifikasi, TP-PKK Kabupaten Gorontalo turut menyerahkan bibit tanaman hortikultura berupa cabai, tomat, dan terong kepada kelompok dasawisma serta pemilik rumah.
Pembagian bibit tersebut diharapkan dapat mendorong pemanfaatan pekarangan rumah sekaligus menciptakan lingkungan homestay yang lebih hijau, asri, dan produktif.
TP-PKK Kabupaten Gorontalo juga terus memperkuat kolaborasi antara PKK tingkat kabupaten, kecamatan, desa, hingga kelompok dasawisma guna mendukung suksesnya pelaksanaan PENAS KTNA 2026 di Gorontalo.












Komentar