Gorontalo – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Gorontalo merilis pembaruan data layanan administrasi kependudukan per Kamis (12/02/2026). Dalam laporan tersebut, layanan pencetakan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) tercatat menjadi layanan yang paling banyak diproses pada hari itu.
Berdasarkan data resmi Disdukcapil, jumlah pencetakan KTP-el mencapai 189 dokumen, disusul penerbitan Kartu Keluarga (KK) sebanyak 118 dokumen serta perekaman KTP-el sebanyak 53 warga. Selain itu, tercatat pula 30 pengajuan Kartu Identitas Anak (KIA) dan 37 penerbitan biodata Warga Negara Indonesia (WNI).
Untuk layanan perpindahan penduduk, terdapat 19 warga pindah masuk dan 6 warga pindah keluar. Sementara itu, pada bidang pencatatan sipil, Disdukcapil menerbitkan 34 akta kelahiran dan 10 akta kematian. Pada layanan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), tercatat sebanyak 10 warga telah melakukan aktivasi.
Dari sisi ketersediaan sarana pelayanan, Disdukcapil memastikan blanko KTP-el, tinta ribbon KTP-el, dan blanko KIA dalam kondisi tersedia. Namun, tinta ribbon KIA dilaporkan masih kosong.
Dalam survei persepsi kualitas pelayanan (SPKP), tidak terdapat laporan respon lambat maupun keluhan pelayanan. Sebanyak dua responden menilai pelayanan yang diberikan sudah cepat dan ramah.
Data kependudukan terbaru juga menunjukkan total penduduk Kabupaten Gorontalo mencapai 428.370 jiwa, terdiri dari 215.708 laki-laki (50,36%) dan 212.662 perempuan (49,65%).
Pembaruan data layanan ini menjadi bagian dari upaya transparansi informasi kepada masyarakat terkait kondisi pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Gorontalo.
Disdukcapil juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan administrasi kependudukan secara tertib, memastikan kelengkapan dokumen sebelum pengurusan, serta mengikuti informasi resmi yang disampaikan melalui kanal layanan Dukcapil.







Komentar