Gorontalo Utara – Proyek pekerjaan jalan tani melalui anggaran dana desa tahun 2024 di Desa Potanga, Kecamatan Biau, Kabupaten Gorontalo Utara, dikeluhkan warga. Pasalnya, hingga kini proyek tersebut tak kunjung selesai.
Proyek yang menggunakan anggaran ratusan juta rupiah itu juga terinformasi dikerjakan oleh pihak ketiga. Bahkan, sebagian jalan yang dikerjakan tersebut diduga sudah masuk di kawasan hutan produksi.
“Pekerjaan jalan ini dari tahun 2024, ini sudah tahun 2025 juga tak kunjung selesai. Proyek jalan yang dikerjakan oleh pihak ketiga ini diduga sebagian sudah berada di kawasan hutan,” kata salah satu warga, Selasa (04/02/2025).
Mengonfirmasi hal itu, Kepala Desa (Kades) Potanga, Marwan Rahim, membenarkan bahwa proyek pekerjaan jalan di desanya itu sampai sekarang belum selesai. Marwan menyebut hal itu terjadi karena gangguan cuaca dan sebagian jalan sudah masuk di kawasan hutan.
“Memang sampai dengan hari ini belum ada pekerjaan karena keadaan sampai sekarang hujan di Potanga, kurang lebih satu minggu mekera (pihak ketiga) ini belum ada pekerjaan sama sekali,” kata Marwan lewat panggilan WhatsApp.
“Anggaran (pekerjaan jalan) ini memang Rp 200 juta lebih. Itu memang masuk kawasan hutan. Tapi nanti sudah pekerjaan dimulai tahun 2024 kemarin itu masuk di kawasan hutan ternyata, atas laporannya Usman Hilimi,” tambahnya.
Lebih lanjut Marwan juga membenarkan bahwa proyek jalan tersebut dikerjakan oleh pihak ketiga.
“Untuk pihak ketiga, itu benar. Karena kita tidak bisa mengelola yang begitu, harus dipihak ketigakan,” tandasnya.









Komentar