Gorontalo – Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Tingkat Provinsi Gorontalo 2025 resmi dibuka di Auditorium BPSDM Provinsi Gorontalo, Selasa (17/06/2025).
Kegiatan ini tak hanya menjadi ajang pencarian qari-qariah terbaik, tetapi juga momentum refleksi atas menurunnya gairah masyarakat terhadap kegiatan keagamaan.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo, Manaf Hamzah, usai menghadiri pembukaan kegiatan.
Manaf menegaskan dukungan penuh terhadap STQH sebagai sarana memperkuat nilai-nilai religius di tengah masyarakat.
“Saya mewakili DPRD Provinsi Gorontalo sangat mendukung kegiatan seperti ini. Semoga ke depan pelaksanaannya bisa lebih meriah dan berdampak luas,” ujarnya.
Namun demikian, Manaf menyampaikan keprihatinan atas melemahnya antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan keagamaan. Ia menyebut fenomena ini sebagai alarm yang perlu segera direspons oleh semua pihak, khususnya pemerintah daerah.
“Jujur saja, saya melihat antusiasme terhadap kegiatan-kegiatan keagamaan seperti ini makin hari makin menurun. Substansi acaranya tetap baik, tapi semangat masyarakat mulai redup,” ungkapnya.
Ia mendorong agar kegiatan STQH dan agenda keagamaan serupa tidak hanya bersifat seremonial, melainkan dirancang menjadi bagian integral dari pembangunan karakter dan budaya masyarakat.
“Kegiatan seperti ini harus menyentuh aspek pembinaan yang nyata. Pemerintah daerah harus lebih serius, dan kami di legislatif siap mendukung, baik dari sisi kebijakan maupun penganggaran,” tegas Manaf.
Kepada panitia penyelenggara dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), Manaf juga berpesan agar STQH dijadikan sebagai wadah pembelajaran nilai-nilai Al-Qur’an yang aplikatif, bukan sekadar ajang kompetisi tahunan.
“Kami berharap LPTQ bisa merancang kegiatan ini dengan lebih inklusif. Harus ada kesinambungan antara seleksi dan pembinaan, agar nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar membumi, sesuai dengan visi yang juga disampaikan oleh Gubernur tadi,” tandasnya.













Komentar