Gorontalo Utara – Suasana yang biasanya dipenuhi antrean pasien dan lalu-lalang tenaga medis mendadak akan berubah lengang. Dalam momen libur nasional dan cuti bersama Tahun Baru Imlek 2026, layanan poli rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainal Umar Sidiki (ZUS) dipastikan berhenti sementara, memicu penyesuaian bagi ratusan pasien yang rutin menjalani kontrol kesehatan.
Pengumuman resmi tersebut disampaikan melalui edaran manajemen rumah sakit kepada masyarakat. Dalam keterangan itu dijelaskan, pelayanan poli rawat jalan ditutup selama dua hari, yakni pada 16 hingga 17 Februari 2026. Penutupan ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah terkait penetapan hari libur nasional dan cuti bersama dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek.
Pihak rumah sakit menegaskan bahwa langkah tersebut bukan sekadar penyesuaian administratif, melainkan juga bagian dari upaya menjaga keseimbangan kerja tenaga kesehatan. Libur bersama dinilai penting agar petugas medis yang selama ini bekerja dengan ritme tinggi tetap dapat menjaga kondisi fisik dan mental.
Meski layanan poli rawat jalan dihentikan sementara, manajemen memastikan pelayanan vital tetap berjalan tanpa gangguan. Instalasi Gawat Darurat (IGD) serta layanan persalinan dinyatakan tetap buka 24 jam penuh selama masa libur. Rumah sakit juga menyiagakan tenaga medis dan peralatan penunjang untuk mengantisipasi kondisi darurat yang sewaktu-waktu dapat terjadi.
Penutupan sementara ini diperkirakan akan berdampak pada penjadwalan ulang pasien rawat jalan, terutama bagi mereka yang memiliki agenda kontrol rutin seperti penderita penyakit kronis, ibu hamil yang menjalani pemeriksaan berkala, serta pasien rehabilitasi medis. Oleh karena itu, pihak rumah sakit meminta masyarakat melakukan komunikasi lebih awal dengan petugas jika memiliki jadwal yang bertepatan dengan masa libur.
Layanan poli rawat jalan dijadwalkan kembali beroperasi normal pada 18 Februari 2026. Pada hari tersebut, seluruh unit pelayanan diharapkan sudah berjalan seperti biasa, termasuk pendaftaran pasien, pemeriksaan dokter spesialis, hingga layanan penunjang medis.
Kebijakan penyesuaian layanan kesehatan selama libur panjang ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk merencanakan kebutuhan medis lebih matang. Di tengah perayaan dan suasana libur, kesiapsiagaan layanan darurat tetap menjadi prioritas utama demi menjaga keselamatan dan kesehatan publik.







Komentar