Gorontalo – Nuansa sakral dan penuh penghormatan mewarnai penyambutan kunjungan kerja Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia (RI) di Provinsi Gorontalo. Prosesi adat Mopotilolo yang digelar di Rumah Jabatan Gubernur, Selasa (31/3/2026), menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Menteri HAM RI tiba sekitar pukul 10.00 WITA dan disambut langsung oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Prosesi adat pun berlangsung khidmat, menghadirkan nilai-nilai kearifan lokal yang telah lama dijaga masyarakat Gorontalo.
Dalam agenda tersebut, Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, La Ode Haimuddin, hadir mewakili Ketua DPRD. Ia menegaskan bahwa penyambutan adat bukan sekadar seremoni, melainkan cerminan identitas dan penghormatan masyarakat terhadap tamu negara.
“Prosesi Mopotilolo ini bukan hanya tradisi, tetapi wujud penghormatan tinggi masyarakat Gorontalo kepada pemerintah pusat. Ini juga menjadi simbol keharmonisan dan sinergi dalam membangun daerah dan bangsa,” ujar La Ode Haimuddin.
Ia menambahkan, kehadiran Menteri HAM RI di Gorontalo diharapkan mampu membawa dampak konkret bagi penguatan program hak asasi manusia di daerah.
“Kami berharap kunjungan ini dapat memperkuat komitmen bersama dalam pemajuan serta perlindungan hak asasi manusia, khususnya di Provinsi Gorontalo,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan penuh kekhidmatan, kemudian ditutup dengan ramah tamah antara pejabat daerah, tokoh adat, dan tamu undangan sebagai penegas eratnya hubungan antara pusat dan daerah.







Komentar