Gorontalo – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo, Umar Karim, menggelar reses di Desa Buhu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Kamis (13/02/2025).
Dalam kegiatan tersebut, ia menggandeng dua instansi mitra kerja, yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo, serta Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi II.
Umar Karim menjelaskan, bahwa ia mengajak dua instansi tersebut karena permasalahan utama yang dikeluhkan masyarakat Desa Buhu berkaitan dengan perbaikan jembatan serta perbaikan bantaran sungai yang mulai rusak dan mengalami longsor.
“Ini yang akan kita benahi bersama. Saya datang ke sini karena banyak masyarakat yang memilih saya. Tidak mungkin saya datang ke desa yang sedikit pemilih saya. Dan saya akan tetap konsisten hingga lima tahun ke depan. Itu prinsip saya,” ujarnya.
Lebih lanjut anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo itu berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat terkait perbaikan jembatan serta perbaikan bantaran sungai yang mulai rusak dan mengalami longsor tersebut.
“Kami mendengar langsung keluhan masyarakat, dan ini menjadi perhatian serius bagi kami. Perbaikan jembatan serta perbaikan bantaran sungai sangat penting untuk keselamatan dan kesejahteraan warga. Kami akan mengawal aspirasi ini hingga terealisasi,” tegasnya.
Sebelumnya, masyarakat setempat mengeluhkan kondisi infrastruktur yang semakin memburuk, terutama jembatan yang menjadi akses vital bagi warga serta bantaran sungai yang mengalami erosi dan berpotensi mengancam pemukiman.









Komentar