Gorontalo – Badan Liga Sepak Bola Pelajar Indonesia (BLISPI) Provinsi Gorontalo akan mengirimkan Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Tibawa Kabupaten Gorontalo kategori U-14 untuk mewakili provinsi dalam ajang BLISPI Youth Cup.
Turnamen tersebut merupakan langkah menuju Pentas Piala Dunia Pelajar 2025 Seri Nasional yang akan digelar di Cirebon, Jawa Barat.
Rencananya, tim yang terdiri dari 18 pemain dan 4 official itu akan bertolak ke Cirebon pada 19 Februari 2025. Namun, di balik semangat dan kerja keras para pemain, kendala finansial menjadi tantangan besar.
Selama ini, seluruh biaya perjalanan, akomodasi, dan kebutuhan lainnya ditanggung oleh orang tua peserta tanpa ada kontribusi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo.
Kondisi ini membuat beberapa anak berbakat terpaksa gagal berangkat karena keterbatasan dana. Bahkan menurut informasi, hingga saat ini 5 dari 18 pemain belum mendapatkan tiket untuk perjalanan pulang.
BLISPI Tak Punya Anggaran, Harapkan Dukungan Pemerintah
Sekretaris BLISPI Provinsi Gorontalo, Abdul Waris mengungkapkan, bahwa BLISPI tidak memiliki anggaran khusus untuk mendanai keikutsertaan tim dalam turnamen tersebut.
“Sejak 2018 sampai sekarang, seluruh biaya perjalanan, konsumsi, dan kebutuhan lainnya ditanggung sepenuhnya oleh orang tua peserta, meskipun tim ini membawa nama Provinsi Gorontalo,” ujarnya, Minggu (16/02/2025).
Waris juga menegaskan, hingga saat ini Pemprov Gorontalo belum pernah memberikan bantuan untuk kegiatan BLISPI. Ia pun berharap, dengan akan dilantiknya Gubernur Gorontalo yang baru pada 20 Februari nanti, BLISPI bisa mendapatkan perhatian lebih.
“Semoga dengan kepemimpinan baru, BLISPI Gorontalo mendapatkan dukungan yang lebih baik agar para pemain muda bisa berkompetisi dengan maksimal,” harapnya.
Talenta Muda Butuh Dukungan untuk Berprestasi
Sebagai informasi, BLISPI Youth Cup adalah ajang penting bagi talenta muda sepak bola Indonesia untuk menunjukkan kemampuan mereka di tingkat nasional.
Dengan dukungan yang memadai, para pemain berbakat dari Gorontalo bisa memiliki kesempatan lebih besar untuk berprestasi dan membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.
Pihak BLISPI Provinsi Gorontalo dan para orang tua peserta berharap adanya bantuan dari pemerintah maupun pihak terkait agar Tim SSB Tibawa bisa bertanding dengan maksimal tanpa beban finansial.
Sepak bola usia dini membutuhkan perhatian lebih agar Gorontalo bisa bersaing di kancah nasional dan internasional.







Komentar