Gorontalo – Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menghadiri peringatan Milad ke-79 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang dirangkaikan dengan program “HMI Berdampak, UMKM Bangkit”, peluncuran UMKM bersertifikasi halal, pencanangan wilayah UMKM non-tunai, serta halal bihalal menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di Food Court Limboto, Sabtu (7/2/2026) malam.
Dalam sambutannya, Sofyan Puhi menyampaikan ucapan selamat milad kepada HMI yang dinilainya konsisten melahirkan kader intelektual, berakhlak, dan memiliki kepedulian sosial tinggi terhadap masyarakat selama hampir delapan dekade.
Menurut Sofyan, tema “HMI Berdampak, UMKM Bangkit” mencerminkan peran HMI yang tidak hanya menjadi ruang diskusi dan pemikiran, tetapi juga menghadirkan kontribusi nyata dalam penguatan ekonomi kerakyatan.
“UMKM adalah tulang punggung perekonomian daerah. Karena itu harus terus kita dorong agar naik kelas, memiliki daya saing, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” ujar Sofyan.
Ia menilai peluncuran UMKM bersertifikasi halal sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas produk, memperkuat kepercayaan konsumen, sekaligus memperluas peluang pasar. Sertifikasi halal, kata dia, tidak hanya menjadi kewajiban syariat, tetapi juga nilai tambah ekonomi yang membuka akses pasar hingga tingkat nasional dan global.
Selain itu, pencanangan wilayah UMKM non-tunai dipandang sebagai bagian penting dari transformasi digital. Sistem transaksi yang aman, efisien, dan transparan diyakini mampu mendorong inklusi keuangan bagi para pelaku usaha.
“Pemerintah Kabupaten Gorontalo sangat mendukung inisiatif ini sebagai langkah maju menuju UMKM yang modern dan kompetitif,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Sofyan juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar HMI dan Korps Alumni HMI (KAHMI) yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Sinergi antara mahasiswa, organisasi kepemudaan, pelaku usaha, dan pemerintah dinilainya menjadi kunci percepatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Momentum halal bihalal yang mewarnai kegiatan itu turut dinilai mempererat ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah basyariyah menjelang datangnya Ramadan. Nilai kebersamaan dan saling memaafkan diharapkan menjadi fondasi dalam membangun daerah yang rukun dan harmonis.
Sofyan juga mengajak alumni KAHMI dan kader aktif HMI untuk terus memperkuat sinergi, menjaga independensi sebagai mitra kritis dan konstruktif pemerintah, serta melaksanakan kaderisasi secara berkelanjutan. Ia turut menitipkan pesan kepada HMI Cabang Limboto agar terus belajar, berproses, dan meningkatkan kapasitas diri demi masa depan Gorontalo yang lebih maju.
Mengakhiri sambutannya, Sofyan mengajak seluruh pihak memperkuat kolaborasi melalui semangat YAKUSA (Yakin Usaha Sampai) guna mewujudkan Kabupaten Gorontalo yang berkemajuan dan berkelanjutan, dengan pembangunan sumber daya manusia yang religius, berbudaya, unggul, dan kompetitif, serta transformasi ekonomi kerakyatan berbasis teknologi.
“Selamat Milad ke-79 HMI. Semoga semakin dewasa dalam berorganisasi, semakin kuat dalam pengkaderan, dan terus menjadi agen perubahan yang membawa manfaat nyata bagi umat, daerah, bangsa, dan negara,” tutup Sofyan.













Komentar