Aksi Penambang Diwarnai Kritik Keras, Gubernur Dinilai Tak Berpihak ke Rakyat

paripurna.co.id Gorontalo – Kritik keras terhadap kepemimpinan Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, mewarnai aksi demonstrasi yang digelar Aliansi Masyarakat dan Penambang Bersatu, Senin (06/04/2026). Massa menilai pemerintah daerah belum menunjukkan keberpihakan kepada rakyat, khususnya para penambang.

Dalam orasinya, sejumlah demonstran menuding gubernur lebih fokus pada kepentingan keluarga dibandingkan menyelesaikan persoalan masyarakat. Isu penempatan anak menantu sebagai komisaris di Bank Sulut turut disoroti dalam aksi tersebut.

Tak hanya itu, massa juga mengkritik penggunaan anggaran pemerintah yang dinilai tidak sensitif terhadap kondisi rakyat. Salah satu orator menyinggung anggaran rehabilitasi kamar mandi gubernur senilai Rp75 juta yang dianggap tidak tepat sasaran.

“Anggaran Rp75 juta untuk kamar mandi itu seharusnya bisa dijadikan rumah layak huni bagi rakyat kecil, bukan untuk fasilitas pejabat,” teriak seorang orator.

Pernyataan tersebut disambut sorakan massa yang menunjukkan kekecewaan terhadap arah kebijakan pemerintah daerah.

Jenderal Lapangan aksi, Taufik Buhungo, menegaskan pemerintah harus kembali fokus pada kepentingan publik, bukan pada urusan pribadi atau kelompok tertentu.

“Pemerintah harus hadir untuk rakyat. Kebijakan yang diambil seharusnya menyentuh kebutuhan masyarakat luas, bukan kepentingan segelintir pihak,” ujar Taufik.

Komentar

News Feed