Buka Bimtek Inovasi Pendidikan 2025, Sekda Sugondo: Inovasi adalah Mesin Penggerak

paripurna.co.id Gorontalo – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Daerah Bidang Pendidikan Tahun 2025 yang digelar di Grand Bukit Proja, Desa Pone, Kecamatan Limboto Barat, Selasa (16/09/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kepala sekolah, guru, serta pemangku kepentingan pendidikan lainnya. Pada kesempatan itu, Sekda Sugondo juga membawakan materi bertema “Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Mendukung Inovasi Daerah di Kabupaten Gorontalo.”

Dalam sambutannya, Sugondo mengapresiasi peran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo yang telah mempersiapkan Bimtek dengan matang.

“Bimtek ini bukan sekadar acara seremonial belaka, melainkan langkah konkret dan investasi jangka panjang untuk membekali para pelaku pendidikan dengan pemahaman, keterampilan, dan mindset yang diperlukan menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.

Ia menegaskan, inovasi adalah kunci menghadapi perubahan di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0.

“Kabupaten Gorontalo tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus menjadi pelaku aktif, bahkan pemimpin perubahan,” tegasnya.

Sekda juga menyinggung visi pembangunan Kabupaten Gorontalo 2025-2030 dengan tagline “Restorasi Kabupaten Gorontalo Berkemaajuan dan Berkelanjutan.” Menurutnya, misi ketiga yakni “Terwujudnya Reformasi Tata Kelola Pemerintahan yang Baik” sangat relevan dengan penyelenggaraan Bimtek ini.

“Birokrasi abad ke-21 tidak bisa lagi mengandalkan cara lama yang kaku dan lambat. Kita harus memastikan layanan publik, termasuk pendidikan, berjalan efektif, efisien, responsif, dan berbasis teknologi digital. Inovasi adalah mesin penggeraknya,” kata Sugondo.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pendidikan sebagai fondasi pembangunan SDM unggul dan kompetitif. Menurutnya, inovasi dalam pendidikan memberi dampak multidimensi, mulai dari peningkatan kualitas pembelajaran, pemerataan akses, pengembangan karakter dan kompetensi abad 21, hingga pembentukan ekosistem pendidikan berkelanjutan.

Di akhir sambutan, Sugondo mengajak seluruh peserta mengikuti Bimtek secara serius.

“Dari Bimtek ini, saya berharap lahir rencana aksi dan prototipe inovasi pendidikan yang bisa segera diujicobakan dan direplikasi di seluruh Kabupaten Gorontalo,” tandasnya.

Komentar